Baru-baru ini saya mengikuti kursus CTRE di Langkawi. Pakej bayaran termasuk tiket feri pergi balik, penginapan 2 malam, pengangkutan semasa di Langkawi, makan minum dan yuran CTRE (4 kali). Selama 3 hari 2 malam. Interesting dan banyak perkara baru yang diperolehi walau telah berulang kali ke sana. Alhamdullillah, walau penat tapi berbaloi dengan bayaran. Terima kasih Kak Fauziah yang menjemput menyertai Cross CTRE ini. Seramai lebih kurang 17 orang peserta dari KLTGA, SWKTGA, JTGA, LGTGA dan saya dari TTGA.
Antara tajuk2nya : 1. MANGROVES 2. VISIT BUFFALO PARK 3. UPDATES UNDERWATER WORLD 4. TALK ON BIODIVERSITY FLORA FAUNA (SNAKES)
Banyak ilmu yang diperolehi terutama mengenai sejarah awal Langkawi, termasuk pembentukan kepulauan Langkawi. Kami juga dibawa FAM Trip sekitar Langkawi termasuk ke Pulau Tikus melalui Sungai Kilim, menyusuri hutan paya bakau, dibawah melawat ke Buffalo Park, satu produk baru yang menarik dan banyak lagi. Sedikit info mengenai Langkawi yang boleh dikongsi bersama :-
- Terdiri dari 99 buah pulau
- Keluasan 47,848 hectar. 2/3 terdiri dari bukit bukau dan tanah tinggi
- Pentadbiran - Pekan Kuah
- Penduduk - 99,841 (setakat 2009)
- Nisbah - 88% Melayu, 6% China, 2% India, 4% lain2
- 80% - sumber berasaskan pelancongan
- Suhu - 22 hingga 34 Celcius
- Musim hujan - Julai hingga Oktober
- Musim kering - Disember hingga Mac
- 1983 - Pembangunan Tanjung Aru (4,000 ha)
- 1 Jan 1987 - Langkawi di istihar sebagai Pulau Bebas Cukai
- 15 Mac 1990 - Di establish oleh LADA (Langkawi Development Authority) dibawah Akta Parlimen (423) Kementerian Kewangan
- 24 April 2001 - Diistihar sebagai Langkawi Tourism City (Bandar Pelancongan Langkawi)
- 1 Jun 2007 - Di istihar sebagai Langkawi as 52nd Global Geopark oleh UNESCO
- Feri dari Kuala Perlis (45 minit) setiap sejam sekali
- feri dari Kuala Kedah (1 jam 15 min) sejam sekali
- Feri dari Penang (2 jam 30 min) 2 kali sehari
- Feri dari Satun, Thai (1 jam) 2 kali sehari
- Star Cruise : Singapura/Port Klang/Pulau Pinang/Langkawi/Phuket
- MAS (6/7 kali sehari) Boeing 737
- Airasia (10/11 kali sehari) Airbus A320
- Firefly (Penang/Langkawi) ATR72 (2 kali sehari)
- Singapura/Penang/Langkawi (setiap hari) Boeing 737 (MAS)
- Singapura/Langkawi (4 kali seminggu) Airbus 320 (Airasia)
- Silk Air (Airbus A319) 5 kali seminggu
Paling seronok melawat Pulau Anak Tikus dan mendengar taklimat mengenai bakau2 serta ular. Ada ular tidak berbisa, separa berbisa dan berbisa. Apa pun, jika ada peluang CTRE di Langkawi lagi, jangan lepaskan peluang...... bertemu dengan TG2 dari lain2 chapter, banyak yang dikongsi, diceritakan dan diambil ikhtibar.... hmm part paling seram apabila senior TG menceritakan pengalaman bertemu dengan makhluk2 yang tidak semua orang boleh temui. Pada 27hb April, kami dibawa menyertai Majlis Makan Malam (LTGA Annual Dinner) yang ke 18!!!! Memang happening...
Kak Fauziah bukan sahaja seorang TG yang profesional malah pandai menyanyi
Pintu masuk ke 'Buffalo Park', Kg Nyior Cabang
TG Vincent - orang lama yang kaya dengan pengalaman dan tidak lokek menurunkan ilmu2 dan tips sebagai seorang TG kepada golongan muda (TG Pelapis)
TG Osman - asal dari Nature Guide tetapi sekarang telah berjaya menjadi seorang 'naturalist' dan 'pakar ular' yang disegani di Langkawi. Setiap ungkapan beliau amat berhati2 memberikan 'commentary' tetapi cukup padat dan kemas - hampir ternganga kami dibuatnya!
Di Pulau Anak Tikus - berebut2 nak mendengar taklimat TG Osman - walau panas terik tapi puas hati!
Di sini masih terdapat fosil yang menunjukan pulau ini suatu masa dahulu berada di bawa paras air laut
Tekun mereka berbincang - TG2 senior, Abg Salleh, Cikgu Teoh, Cikgu Alex dan TG Ismail
1 TG setiap satu grup - semasa di Gua Kelawar di Langkawi
Dayang Bunting - lenanya masih panjang...
TG Osman - Naturalist yang disegani
No comments:
Post a Comment